KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan muncul
setelah krisis moneter, begitu tahun 2007-2008 menjadi MK wajib karena
mengalami krisis moneter. Dengan asumsi dengan mahasiswa tidak untuk mencari
pekerjaan, tetapi bagaimana caranya mahasiswa membuka lapangan pekerjaan dengan
latar belakang wirausaha.
Garis Besar
Wira :
Mandiri
Usaha :
Orang yang melaksanaan usaha
Kewirausahaan : Orang yang mandiri menjalankan aktivitas usaha
Tantangan usaha yaitu saingan
Ciri Khusus Wirausaha :
-
Kreatif Orangnya (Kreasi) : Mampu mengiplementasikan ide sesuatu
yang baru
-
Inovatif (Inovasi) : Perubahan
Apabila bisnis sudah meningkat dibagi 3
:
-
Jangka pendek : 1 -2 Tahun
-
Jangka menengah : 3 Tahun
-
Jangka panjang : 5 Tahun keatas
Siklus Wirausaha
Kewirausahaan dan usaha kecil
Wirausaha merupakan orang yang melakukan
atau melaksanakan aktivitas usahanya secara mandiri. Usaha kecil dapat dilihat
dari
a.
Modal kerja
b.
Jumlah karyawan
Usaha kecil merupakan suatu bentuk usaha
yang tidak bergantuk pada pemilik dan kepada menejemen serta tidak menguasai
atau mendominasi pasar dimana pun ia berada.
UMK dan UMKM dilindungi oleh dinas
koperasi dan penanaman modal
Peran usaha kecil
a.
Menciptakan lapangan kerja
b.
Inovatif
c.
Memberikan kontribusi bagi perusahaan
besar
Kegagalan kecil di sebabkan oleh :
a.
Usaha kecil dikelola oleh pemilik kurang
mampu dan kurang pengalaman
b.
Usaha kecil kurang dukungan dari pihak
terkait
c.
Lemahnya system control atau pengawasan
d.
Kurangnya modal
Yang mendukung keberhasilannya :
a.
Tipe pekerja keras
b.
Adanya dukungan factor eksternal
c.
Nasib
Usaha Wiralaba
Wiralaba (pemerintah ikut campur)
merupakan bentuk khusus dari lisensi dimana pemerintah bukan hanya penjual
haknya tetapi juga turut serta membantu si penerima hak dalam melakukan
aktifitasnya.
Lisensi yaitu, pemberi hak sedangkan
membayar royalty yaitu membayar hak
Aspek dalam wiralaba
a.
Oraganisasi dari perusahaan yang
diberikan hak
b.
Modifikasi system operasi
c.
Perjanjian kontrak yang ada
Etika bisnis dan kewirausahaan
Etika dan norma-norma bisnis
Menurut Zimmerer (1996 : 20) etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku
pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dalam
membuat keputusan dan dalam memecahkan persoalan-persoalan yang di hadapi.
Menuurut Ronald J. Ebert and Ricky M. Griffin (200 : 80) etika bisnis adalah
suatu istilah yang sering dipergunakan untuk menunjukkan perilaku etika dari
seorang menager atau karyawan suatu organisasi.
Etika bisnis sangat penting untuk
mempertahankan loyalitas stakeholders dala membuat keputusan-keputusan
perusahaan dana dalam memecahkan persoalan-persoalan perusahaan karena semua
keputusan perusahaan sangat mempengaruhi dan di pengaruhi oleh stakeholders.
Stakeholders adalah semua individu atau kelompok yang berkepentingan dan
berpengaruh terhadap perusahaan.
Ada dua jenis stakeholders yang
berpengaruh terhadap perusahaan yaitu internal stakeholder dan eksternal
stakeholder.
Menurut Zimmerer (1996 : 21) ada delapan
kelompok stake holder yang mempengaruhi keputusan-keputusan bisnis yaitu :
1.
Para pengusaha dan mitra usaha
2.
Petani dan perusahaan pemasok bahan baku
3.
Organisasi pekerja yang mewakili
pekerjaan
4.
Pemerintah yang mengatur kelancaran
aktivitas usaha
5.
Bank penyandang dana perusahaan
6.
Inverstor penanam modal
7.
Masyarakat umum yang dilayani
8.
Ppelangan yang membeli produk
Dari uraian diaatas dapat disimpulkan
bahwa loyalitas para stikholders sangat tergantung pada kepuasan stakeholder.
Selain etika dan perilaku yang tidak
kalah pentingnya dalam bisnis adalah norma etika. Menurut Zimmerer (1996 : 22)
ada tiga tingkatan norma etika yaitu :
1.
Hukum
2.
kebijakan dan prosedur organisasi
3.
moral sikap mentar individual
menurut Zimmerer (1996 ) kerangka kerja
etika dapat di kembangkan melalui tiga tahap :
1.
mengakui dimensi-dimensi etika yang ada
sebagai alternative atauj suatu keputusan. artinya sebelum wirausaha
menginformasikan suatu keputusan etika yang dibuat, lebih dahulu ia mengakui
etika yang ada
2.
mengidentifikasi stakeholder kunci yang
terlibat dalam pengambilan keputusan
3.
membuat pilihan alternative dan
membedakan antara respon etika dan bukan etika. ketika membuat pilihan
alternative respon etika dan bukan etika, serta mengevaluasi mana dampak
negative dan dampak positifnyal, menejer akan menemukan beberapa hal sebagai
berikut :
a. Perinsip-prinsip
dan etika prilaku
b. Hak-hak
moral
c. keadilan
d. konsekuensi
dan hasi
e. pembenaran
public
f. intuisi
dan pengertian atau wawasan
4.
memilih respon etika yang terbaik dan
mengimplementasikannya
Menurut Zimmerer pihak yang bertanggung
jawab terhadap moral etika adalah manager. ada 3 type manajer dilihat dari
sudut etikanya yaitu :
1)
Manajemen Imoral
2)
Manajemen Amoral
3)
Manajemen Moral
Perinsip-prinsip etika dan perilaku
bisnis
menurut pendapan Michael Josephson
(1988) yang dikutip oleh zimmerer (1996 : 27-28), secara universal ada 10
prinsip yang mengarahkan perilaku yaitu :
1.
kejujuran
2.
integritas
3.
memelihara janji
4.
kesetiaan
5.
kewajaran atau keadilan
6.
suka membantu orang lain
7.
hormat kepada orang lain
8.
kewarganegaraan yang bertanggung jawab
9.
mengejar keunggulan
10.
dapat dipertanggung jawabkan
cara-cara mempertahankan standarh etika
:
1.
ciptakan kepercayaan perusahaan
2.
kembangkan kode etik.
topic-topik
khas yang ada pada suatu kode etik pada suatunya memuat tentang :
a. ketulusan
hati secara fundamental dan ketaatan pada hokum
b. kualitas
dan kemampuan produk
c. kesehatan
dan keamanan tempat kerja
d. konflik
kepentingan
e. praktik
dan latihan karyawan
f. praktik
pemasaran dan penjualan
g. keagaman
dan kebebasan
h. kegiatan
berpolitik
i.
laporan financial
j.
hubungan dengan pemasok
k. penentuan
harga, pengajuan rekening, dan kontrak
l.
jaminan dagang
m. pembayaran
untuk mendapatkan usaha
n. perlindungan
lingkungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar